
Jerman, berlokasi di Eropa tengah dan dibatasi 9 negara seperti Denmark, Ceko, Polandia, Swiss, Austria, dikenal dengan negara yang menciptakan mobil, jam, dan kalkulator. Jerman merupakan salah satu destinasi studi favorit mahasiswa internasional karena negara ini juga terkenal dengan kemajuan teknologinya.
Iklim negara yang ibukotanya Berlin ini memiliki empat musim, yang suhunya mulai dari 0°C di musim dingin sampai 24°C di musim panas:
- Musim dingin: Desember – Februari
- Musim semi: Maret – Mei
- Musim panas: Juni – Agustus
- Musim gugur: September – Desember
Jerman memiliki dua zona waktu:
- Central European Time (CET): WIB – 6
- Central European Summer Time (CEST) di musim panas: WIB – 5
Penduduk Jerman berjumlah 83,1 juta orang di tahun 2019, ini menjadikan Jerman sebagai negara yang paling padat di Uni Eropa. Bahasa Jerman adalah bahasa resmi dan dominan dipakai di Jerman. Bahasa Jerman adalah bahasa pertama yang paling banyak digunakan di Uni Eropa, dengan sekitar 100 juta penutur asli.
Jerman menggunakan Euro sebagai mata uang negaranya.
Banyak sekali keuntungan kuliah di Jerman, seperti
- Pendidikan berstandar internasional
- Biaya pendidikan dan biaya hidup yang terjangkau
- Banyak perguruan tinggi dengan kualitas dunia
- Bisa berkeliling Eropa dengan visa pelajar
Visa dan Asuransi Kesehatan
Mahasiswa internasional yang ingin belajar di Jerman wajib memiliki student visa. Dalam pengurusan student visa, pelajar harus sudah memiliki tempat tinggal di Jerman, kebutuhan finansial yang mencukupi, dan asuransi kesehatan.
Tempat Tinggal
Pilihan tempat tinggal yang tersedia untuk mahasiswa internasional adalah apartemen dan asrama universitas. Biasanya pelajar memilih untuk tinggal di asrama universitas di tahun pertama. Kisaran harga mulai dari 450 EUR sampai 850 EUR per bulan.
Biaya Hidup
Mahasiswa internasional membutuhkan setidaknya 850 EUR untuk biaya hidup per bulannya.
Tempat Wisata
- Bradenburg Gate
Bradenburd Gate merupakan simbol utama gerbang Berlin dan lambing penyatuan Berlin Barat dan Berlin Timur. Gerbang ini adalah gerbang masuk kota Bradenburg.
- Holstentor
Gerbang Holsten adalah gerbang kota yang menandai batas barat pusat kota tua Hanseatic, Lübeck. Gerbang ini dibangun pada tahun 1464, dan merupakan salah satu peninggalan benteng kota abad pertengahan Lübeck.
- Frauenkirche
Frauenkirche adalah gerja Lutheran di Dresden, ibu kota negara bagian Jerman, Saxony. Gereja ini awalnya dibangun sebagai tanda warga Dresden untuk tetap menjadi Protestan setelah penguasa mereka pindah ke agama Katolik, dan sekarang menjadi simbol rekonsiliasi antara kedua pihak. Gereja ini pernah dihancurkan dalam pemboman selama Perang Dunia II dan dibangun kembali setelah penyatuan Jerman di tahun 1994 dan selesai pada tahun 2005.
- Cologne Cathedral
Gereja yang bergaya Gothic ini dibangun pada tahun 1248 dan merupakan salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi, sekitar 20.000 orang per harinya. Gereja ini adalah gereja menara kembar tertinggi di dunia, gereja tertinggi kedua di Eropa setelah Ulm Minister dan gereja tertinggi ketiga di dunia.
- Black Forest
Black Forest adalah pegunungan luas yang berhutan di negara bagian Baden-Württemberg di Jerman barat daya. Pengunungan ini dibatasi oleh lembah Rhine di barat dan selatan. Puncak tertinggi adalah Feldberg dengan ketinggian 1.493 meter di atas permukaan laut.
Transportasi
Warga Jerman sebagian besar memilih transportasi umum seperti S-Bahn (Schnellbahn), yaitu kereta yang menghubungkan satu kota dengan daerah-daerah terdekat, U-Bahn (kereta bawah tanah), Straßenbahn (sejenis trem untuk angkutan dalam kota), bus ataupun taksi. Zug (kereta api), bus dan pesawat digunakan untuk transportasi jarak jauh.
Ada transportasi yang cukup canggig di Jerman, yakni Intercity Express (ICE), kereta tercepat (300 km/jam) yang dimiliki oleh Deutsche Bahn (perusahaan kereta negara Jerman). Kereta ini hanya berhenti di stasiun-stasiun besar dan bisa digunakan dalam negeri dan luar negeri seperti ke Swiss, Austria, Belgia dan Belanda.
Kerja Paruh Waktu
Mahasiswa internasional dari negara di luar Uni Eropa atau EAA diperbolehkan untuk bekerja paruh waktu (bukan pekerjaan freelance) selama 20 jam per minggu atau 120 hari. Sebelum bekerja, pelajar harus memiliki permit dari Agentur für Arbeit (agen tenaga kerja setempat) dan Ausländerbehörde (kantor pendaftaran orang asing).
GISMA Business School